Showing posts with label DESIGN. Show all posts
Showing posts with label DESIGN. Show all posts

Tuesday, February 16, 2021

Animasi Tweening dan Jenis-jenisnya

 

1. Pengertian Animasi Tweening

Tweening merupakan suatu proses pembuatan sebuah animasi yang mana menggerakkannya dilakukan dengan cara memberikan sebuah perubahan-perubahan pada posisi maupun bentuk objek dengan menentukan keyframe awal dan akhir, sehingga dapat terbentuk frame-frame baru. Fungsi utama tweening ialah untuk menggerakan obyek dari satu frame ke frame lainnya. Ada dua alasan utama kenapa motion tween dikatakan lebih bagus? sebab mengurangi perkerjaan menggamar dan meminimalkan ukuran file karena gambar dari tiap-tiap frame tak perlu di simpan

Jika dipembahasan sebelumnya kita mengenal teknik animasi frame by frame dengan cara menggambar objek di tiap tiap framenya, dengan animasi tweening kita cukup menggambar di frame 1 dan frame terakhir, coba perhatikan ilustrasi berikut

Gambaran Animasi Tween

Tuesday, September 8, 2020

8 Jenis Teknik Menggambar Lengkap Beserta Contoh dan Pengertiannya

 

Teknik Menggambar - Menggambar merupakan aktivitas yang menyenangkan dan tentunya bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat.

Namun ada baiknya dalam beraktifitas menggambar, kita juga perlu mengetahui teknik-teknik tertentu yang tentunya akan sangat membantumu untuk membuat gambar.

Monday, July 20, 2020

Jenis- Jenis Software Animasi 2D

[1] Blender

Logo Blender 3D
Logo Blender 3D

Software animasi pertama yang akan kita bahas adalah Blender. Tentu kalian yang sudah lama berkecimpung di dunia animasi sudah tidak asing dengan software animasi yang satu ini.
Blender merupakan sorftware animasi 3D yang bisa digunakan secara gratis dan merupakan software open source. Blender sudah banyak digunakan oleh para animator profesional untuk menghasilkan karya 3D yang sangat luar biasa. Software ini merupakan software multi-platform yang bisa digunakan pada platform Linux, Windows dan Mac. 
Contoh tampilan Blender 3D
Contoh tampilan Blender 3D

Monday, April 6, 2020

Edit Photoshop Untuk Pemula

1. Crop Foto
2. Memperbaiki Pencahayaan
3. Mengatur Ulang Warna
4. Setting Blending Mode
5. Memberi Background Tulisan

Wednesday, March 25, 2020

Membuat Animasi Kupu-Kupu Dengan Macromedia Flash

Kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat animasi kupu-kupu dengan macromedia flash. Disini objek yang kita buat bergerak yaitu pada bagian sayap nya. Berikut merupakan langkah-langah nya :

Langkah awal, buatlah terlebih dahulu kerangka sayap dari kupu-kupu, kurang lebih seperti gambar dibawah ini:
 

Sunday, March 22, 2020

Membuat 3D Text dengan 3DsMax


PENDAHULUAN
Teknik pembuatan Text 3D sebenarnya sangat mudah di pelajari.
Yang perlu di perhatikan di pembelajaran ini ialah pada saat finishing
biasanya gambar objek yang kita buat terkadang tidak sesuai dengan apayang kita inginkan
misalnya rotasinya kurang zoomnya dsb.
Maka dari itu perlu usaha extra.

Materi
Tool : Select & Move, Quick Render
Tool : Min/Max Toggle, Orbit Rotasi, Zoom Extents All
Objeck : Text, Parameter, Plane, mr Omni Area
Modifier : Extruded

Wednesday, March 11, 2020

Animasi Dasar pada Adobe Flash



 FRAME BY FRAME

Animasi ini adalah jenis animasi yang paling banyak memakan kapasitas file dan memori, karena itu lebih baik penggunaan animasi ini hendaknya diminimalis. Animasi frame per frame menuntut banyak gambar yang harus dibuat. Efek animasi diciptakan dengan mengganti gambar yang satu dengan gambar yang lain selama beberapa waktu.. Semua gambar yang bergerak dihasilkan dari gambar yang berbeda-beda tiap framenya. Karena animasi frame per frame harus memiliki gambar yang unik tiap framenya maka animasi frame per frame sangat ideal untuk membuat animasi yang kompleks yang terdiri dari banyak perubahan seperti ekspresi wajah.

Membuat animasi frame per frame
Di bawah ini akan ditunjukkan proses pembuatan animasi frame per frame :
1. Buka file baru atau Ctrl+N.
2. Kemudian kita pilih Rectangle Tool (R) pada toolbox dan kita mulai
membuat objek balok pada stage dengan mengklik dan drag, jangan lupa warna fiil objek balok harus berbeda dari warna background stage.

Tuesday, February 11, 2020

Sketsa 3D

Sketsa adalah suatu gambar atau lukisan yang masih kasar atau belum selesai untuk mengawali sebuah penggarapan karya lukis, arsitektur, animasi, dan lainnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Menurut KBBI, pengertian sketsa adalah lukisan yang cepat (hanya garis-garis besarnya); gambar sebuah rancangan, rengrengan, denah, bagan; pelukisan dengan kata-kata yang terkait sesuatu hal berupa sebuah garis besar, tulisan singkat, dan ikhtisar ringkas.
Pendapat lain mengatakan arti sketsa adalah suatu gambar pendahuluan atau pra rancang yang masih kasar, ringan, dan sifatnya sementara yang digunakan sebagai dasar dalam membuat karya lukisan.

Wednesday, January 15, 2020

STORYBOARD 2

PROSES STORYBOARD

1. Thumbnail
Tahap paling awal yang di pakai ilustrator yaitu menggambarkan dalam bentuk panel sketsa yang masih sangat sederhana  berisi nomor urut sebagai index dan pergerakan kamera atau  pergerakan karakter yang di beri simbol anak panah.
2. Rough Pass
Tahapan revisi Thumbnail dan panel yang di gunakan lebih besar dibanding sebelumnya. Pada tahap ini, storyboard lebih mudah di baca oleh non ilustrator seperti pemain, produser, kameramen, kru pencahayaan dan investor.
3. CleanUp/Final
Tahap terakhir yang siap di pakai. Biasanya sudah lengkap dengan narasi, dialog, keterangan sound FX (suara angin/petir).
4. Aspect Rasio
adalah sebuah ukuran yang berhubungan dengan lebar dan tinggi sebuah layar (misalnya 1.85 : 1 atau 2.35 : 1) Standard Aspect Rasio TV, Layar Komputer 1.33 : 1 Eropa 1.66 : 1 TV Layar Lebar  1.78 : 1 Amerika 1.85 : 1 Panavision, Cinemascope 2.35 : 1
Rumus Aspect Rasio x Tinggi = Lebar.

Tuesday, January 14, 2020

ANIMASI 2 DIMENSI



A. Pengertian ­­­Animasi 2 Dimensi
Gambar terkait
Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Biasa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Disebut animasi dua dimensi, karena 2D mempunyai ukuran panjang (X-azis) dan ( Y-axis). Realisasi nyata dalam perkembangan dua dimensi yang cukup revolusioner yakni film kartun. Dan animasi 2D adalah animasi yang menggunakan sketsa gambar, lalu sketsa gambar ini digerakkan satu persatu, maka tidak akan terlihat seperti nyata. Disebut animasi 2 dimensi karena dibuat melalui sketsa yang yang digerakan satu persatu sehingga nampak seperti nyata dan bergerak. Animasi 2D hanya bisa dilihat dari depan saja. Animasi sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “anima” yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter adalah orang, hewan maupun objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar 2D maupun 3D. shingga karakter animasi secara dapat diartikan sebagai gambar yang memuat objek yang seolah-olah hidup, disebabkan oleh kumpulan gambar itu berubah beraturan dan bergantian ditampilkan. Objek dalam gambar bisa berupa tulisan, bentuk benda, warna dan spesial efek.

Tuesday, November 19, 2019

Storyboard

Pengertian Storyboard

Storyboard  secara Harfiah berarti dasar cerita, dalam perkembanganya storyboard didefinisikan sebagai area berseri (berjajar) dari sebuah gambar sketsa yang digunakan sebagai alat perencanaan untuk menunjukkan secara visual bagaimana aksi dari sebuah cerita berlangsung, dan akan menjadi dasar dari kelangsungan keseluruhan dari cerita nantinya.

Atau dalam pengertian yang lain storyboard adalah serangkaian sketsa dibuat berbentuk persegi panjang yang menggambarkan suatu urutan (alur cerita) elemen-elemen yang diusulkan untuk aplikasi multimedia (animasi, film, game, dll).

Secara lebih rinci storyboard dalam pembuatan produk multimedia bertujuan untuk:

 1)   Sebagai panduan bagi orang-orang yang terlibat didalamnya, mulai dari sutradara,penulis cerita,  lighting, dan kameramen.
 2)   Memungkinkanseorang pembuat film untuk memprevisualisasikan ide-idenya.
 3)  Sebagai Alat untuk mengkomunikasi ide kesuluruhan film.
 4)  Menjelaskan tentang alur narasi dari sebuah cerita.
 5)  Berperan dalam pewaktuan (timing) pada sequence, percobaan-percobaan dengan sudut pandang kamera, perpindahan dan kesinambungan (countinuity) antara elemen –  elemen dalam sebuah frame.

Wednesday, November 6, 2019

Tutorial #8 : Outline


Ketika menggambar, apalagi menggunakan pensil, pasti kita membuat outline terlebih dahulu. Sayangnya, dalam photorealistic drawing, kehadiran outline ini cukup mengganggu karena dapat mengurangi efek “realistik” lukisan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


no-outline-example
Gambar di sebelah kiri dibuat dengan outline, sedangkan di sebelah kanan tanpa outline.


Tuesday, November 5, 2019

Tutorial #7 : Mengarsir


Saya mengarsir dengan prinsip layer atau lapisan. Pertama, saya beri arsiran dengan lembut (tangan nggak terlalu menekan pensil) hingga semua area terarsir dengan rata. Untuk mendapatkan value yang lebih gelap, saya beri arsiran lagi di atasnya. Semacam menumpuk lapisan begitu. Semakin banyak lapisan yang ditumpuk, arsiran yang dihasilkan akan semakin gelap.


layer-ex1

Tutorial #6 : Creating values with pencils


Ini lanjutan dari Tutorial #4 : Value, apa itu value?


Dalam tutorial itu saya telah menyebutkan ada dua cara untuk memperoleh value yang bervariasi dengan menggunakan pensil. Yang pertama dengan menggunakan bermacam-macam grade pensil, dan yang kedua hanya dengan menggunakan satu macam pensil.
Saya telah membuat semacam chart sebagai berikut.
value-scale

Tutorial #5 : Membuat sketsa yang akurat


Pertanyaannya, apakah ada metode selain gridding untuk memperoleh sketsa yang mirip dengan aslinya? Jawabannya ada.


Salah seorang pelukis pensil di deviantArt yang bernama Nicolien Beerens membuat sebuah tutorial tentang membuat sketsa yang mirip ini (dia menyebutnya dengan “proporsional”), yang dapat anda lihat pada gambar di bawah ini. Klik gambar untuk melihat gambar dalam ukuran penuh.
proportions-by-cataclysm-x

Tutorial #4 : Value, apa itu value??


Singkatnya, value adalah tingkat gelap-terang suatu warna. Dalam digital coloring ada yang namanya HSV (Hue-Saturation-Value). Jika Hue adalah warna itu sendiri (merah, biru, kuning, dsb), dan Saturation adalah jumlah warna abu-abu dalam satu Hue, maka Value adalah brightness dari Hue tersebut.


Lalu apa hubungannya semua itu dengan lukisan pensil?
Erat sekali hubungannya. Seperti yang kita tahu, lukisan pensil sifatnya hitam putih. Perbedaan warna, intensitas cahaya, dan bentuk benda di dalam lukisan hitam putih akan tergantung pada tingkat gelap-terang atau value dari benda tersebut. Bentuk benda yang anda lukis akan ditentukan oleh value. Jadi, supaya benda yang anda lukis dengan pensil terlihat realistik, anda harus bisa memberikan perbedaan value saat mengarsir.
Sebagai contoh, gambar kubus di bawah ini.
value-ex0

Tutorial #2 : Melindungi Gambar Anda


Tutorial, eh.. tips kali ini singkat saja. Pada saat awal-awal menggambar dengan pensil dulu saya sering merusak hasil karya saya sendiri bahkan sebelum karya itu selesai. Semuanya karena tangan saya sendiri yang menggesek arsiran pensil di atas kertas.


Untuk menghindari hal tersebut, cukup gunakan tisu atau kertas buram untuk dijadikan alas tangan anda yang memegang pensil. Kertas tersebut bisa berukuran kecil seukuran kepalan tangan atau selebar kertas gambar anda. Tips lain, mulailah menggambar dari sisi kiri kertas gambar, sehingga tangan anda tidak menyentuh bagian gambar yang telah tergores di atas kertas.
Gunakan alas kertas
Gunakan alas kertas

Tutorial #1 : Cara Memegang Pensil

Tutorial #1 : Cara Memegang Pensil

Dalam menggambar menggunakan pensil, saya biasa memegang pensil dalam tiga posisi sebagai berikut.
Posisi pertama disebut “underhand”, yaitu memegang pensil dengan posisi tangan berada di bawah pensil dan telapak tangan menghadap anda. Pada posisi ini pensil digoreskan dengan menggerakkan pergelangan tangan. Gelap-terang atau tebal-tipis arsiran bisa diatur dengan menyesuaikan tekanan pensil ke atas kertas. Untuk membuat arsiran tebal anda tinggal menekan pensil lebih kuat. Selama menggambar, mungkin posisi inilah yang paling sering saya gunakan.
Posisi Underhand
Posisi Underhand